Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

WN Volume 4 Part 1 | Alur Cerita Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation

Mushoku Tensei Alur Cerita WN Vol 1 Part 1

Hallo guys! Selamat datang di whyushack.com. Kali ini aku akan membahas tentang Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation. 

Sekarang aku bakal bahas kelanjutan anime ini berdasarkan Web Novelnya. Aku bakal merangkum web novel volume 4 part pertama dengan tema "Perjalanan Menuju Benua Milis dan Kekuatan Mata Iblis. 

Konten diperuntukkan buat kalian yang penasaran dengan kelanjutan animenya. Dan tentu saja konten ini merupakan konten spoiler. Bagi yang tidak suka spoilernya aku sarankan untuk tidak membaca konten ini. 

Rudeus, Eris dan Ruijerd masih di benua iblis. Tiga hari telah berlalu sejak mereka meninggalkan kota Rekaris. Oh iya, sebagai gambaran benua iblis merupakan tanah yang tidak begitu subur. 

Harga tanaman menjadi lebih mahal dibandingkan harga daging. Rudeus dan Eris sangat tersiksa berada di benua iblis. Karena rasa dagingnya sungguh terasa sangat tidak enak.

Tujuan mereka adalah ke kampung halaman kerajaan Ashura, tepatnya kota Fittoa. Ada dua rute yang dapat dilalui, yaitu ke arah selatan menuju benua Millis dan ke arah utara menuju benua Langit atau Heaven.

Arah utara sebenarnya merupakan rute tercepat karena dapat menghemat perjalanan selama beberapa bulan. Tapi di sana memiliki risiko yang juga sangat besar, sehingga Rudeus, Eris dan Ruijerd memilih untuk menuju ke arah selatan, yaitu benua Millis.

Terlebih dahulu mereka harus menuju pelabuhan Windford yang berada di ujung selatan benua iblis. Perjalanannya itu memerlukan waktu setengah tahun, apabila berjalan terus-menerus tanpa henti. 

Rudeus bertanya kepada Ruijerd, "Apakah ada cara yang lebih cepat seperti menggunakan lingkaran sihir teleportasi?". Ruijerd menjawab bahwa hal tersebut dilarang setelah peperangan manusia iblis kedua selesai. Meskipun dapat menemukannya, mengoperasikannya adalah hal yang sulit untuk dilakukan.

Akhirnya mereka bertiga tetap berjalan dengan menunggangi kadal yang sangat besar. Mereka berjalan dari kota ke kota dan untuk mendapatkan uang mereka tetap melakukan pekerjaan guild. Dan tanpa disadari ranking guild merekapun telah menjadi ranking A.

Satu tahun telah berlalu, Rudeus, Eris dan Ruijerd telah sampai di kota pelabuhan Windford. Saat tiba di kota, Eris melompat dari Kadal dan berlari. Eris pun sangat gembira karena pertama kali melihat laut. 

Seketika itu pula Eris berniat untuk berenang, tetapi dicegah oleh Ruijerd. Karena di sana akan banyak monster yang kemungkinan memiliki kemampuan khusus yang tidak dapat Ruijerd dan Rudeus lawan. Dengan perasaan kecewa Eris kembali menunggangi kadal. Dan mereka akan menentukan penginapan mana yang akan mereka singgahi.

Mereka bertiga akan mencari guild petualang setelahnya. Guild petualang Windford, mereka melihat banyak sekali kerumunan petualang. Hal itu merupakan hal yang biasa terjadi.

Rudeus melihat bahwa juga ada beberapa orang yang berasal dari ras manusia. Rudeus berpikir bahwa di benua Millis akan lebih banyak ditemui ras manusia. Rudeus berjalan menuju meja resepsionis dan di sana terdapat seorang wanita dari ras manusia. 

Rudeus bertanya "Bagaimanakah caranya agar mereka dapat pergi ke benua Millis?". Wanita itu menjawab "Jika ingin pergi ke sana baiknya tanyakan ke tempat yang bernama stasiun pemeriksaan. Guild tidak bertanggungjawab dalam hal tersebut karena berkaitan dengan batas antarnegara."

Disaat Rudeus berpikir tentang stasiun pemeriksaan, terlihat Eris sedang memukul seorang laki-laki dari ras manusia. Eris terlihat sudah sangat fasih berbahasa dewa iblis ketika berteriak kepada laki-laki itu. 

Laki-laki itu mencoba meminta maaf. Namun Eris tetap memukuli laki-laki tersebut hingga terjatuh dan menginjak selangkangannya. Para petualang berdesakkan menonton keributan tersebut, hingga akhirnya Ruijerd menghentikan Eris dengan mengangkat tengkuknya bagaikan seekor kucing. 

Laki-laki tersebut pergi menjauh sambil memegang pundaknya yang sakit. Tiba-tiba terdengar seseorang yang berteriak! "Apakah kalian dari guild Dead End?" Aula guild pun menjadi senyap. Guild Dead End ternyata sudah menjadi sangat terkenal. Tatapan semua orang terpusat kepada mereka, sembari mereka keluar dari guild petualang.

Rudeus, Eris dan Ruijerd akhirnya tiba di stasiun pemeriksaan. Rudeus bertanya kepada staf pemeriksaan, "berapa harga untuk dua ras manusia dan satu ras Supard?". Untuk manusia hanya perlu membayar 5 koin besi tua. Namun ras Supard harus membayar sebesar 200 koin hijau kecil. 

Rudeus tersentak kaget. Bagaimana dia bisa membayar dengan biaya sebesar itu. Mengapa ras Supard begitu sangat mahal? Staf itu menjawab bahwa demi mencegah hal yang tidak diinginkan, seperti misalnya ras Supard tiba-tiba mengamuk di benua Millis. Maka untuk memasukinya ras Supard harus membayar biaya yang sangat mahal.

Dengan kecewa mereka pun kembali ke penginapan untuk beristirahat, sambil membicarakan strategi bagaimana caranya pergi ke benua Millis. 200 koin hijau kecil merupakan harga yang sangat mahal. Walaupun mereka fokus untuk mengerjakan pekerjaan ranking A dan ranking S tetap saja itu memerlukan waktu beberapa tahun. Tampaknya benua Millis benar-benar tidak ingin menerima ras Supard.

Rudeus memiliki ide sembari menunjukkan tiga jarinya. Ada 3 cara untuk menuju benua Millis. Pertama, menggunakan cara yang sah dengan melakukan berbagai pekerjaan dan mengumpulkan uang, lantas pergi ke benua Millis. Tapi tentu saja akan membutuhkan waktu yang lama. 

Kedua, memasuki dan Dungeon dan menemukan kristal sihir atau benda sihir dengan sekali jalan dan menjualnya dengan harga yang cukup mahal. Namun tentu saja risikonya juga sangat besar. Dan Ruijerd sangat menentang opsi ini.

Dan ketiga, adalah mencari orang yang dapat melakukan penyelundupan dan membayar dengan harga yang lebih murah. Pembicaraan strategi selesai, dan mereka pun beranjak tidur. 

Malam itu, Rudeus kembali bermimpi bertemu Hitogami sang Dewa Manusia. Hitogami berkata agar membeli makanan di toko dan berjalan mencari seseorang ke belakang lorong. Sudah setahun Rudeus tidak bermimpi bertemu Hitogami dan akhirnya Rudeus kembali bermimpi bertemu Hitogami. 

Hitogami berkata bahwa ia sedang kesulitan untuk bertemu Rudeus. Rudeus berpikir bahwa ternyata seorang Dewa juga mengalami hari-hari yang sulit. Keesokan harinya Rudeus membeli beberapa tusuk makanan dan berjalan ke gang-gang sendirian. Sembari mencari seseorang siapapun itu. 

Sembari berjalan Rudeus berpikir sebaiknya ia tidak lagi menuruti apa yang disarankan oleh Hitogami, dan ini merupakan perintah yang terakhir yang radius ikuti. Sebelum berpisah dengan Eris dan Ruijerd, Rudeus berpesan agar Ruijed menjaga Eris. Namun Rudeus merasa tidak tenang, dan berpikir bahwa mereka akan berkencan dan melakukan hal-hal yang erotis.

Rudeus berjalan di gang-gang yang sepi. Rudeus berpikir mungkin saja akan terdapat banyak berkumpulnya orang-orang jahat yang mungkin saja akan menculiknya. Rudeus berhenti karena mendengar suara dari gang belakang. Rudeus mencoba untuk mengintip apa yang sedang terjadi di sana. 

Rudeus melihat ada seorang laki-laki yang sedang menarik lengan gadis yang berdiri di dekat dinding. Sambil berkata bahwa ia akan memberikan makanan yang banyak hingga gadis itu kenyang. 

Melihat hal tersebut, Rudeus sepertinya paham dengan situasinya. Rudeus kemudian melontarkan sihir Stone Canon yang setara dengan jet seorang petinju profesional. Tembakan yang kedua mengenai wajah laki-laki itu, hingga laki-laki itu sempoyongan dan akhirnya terjatuh pingsan. 

Rudeus kemudian mendekati gadis tersebut. Namun gadis itu malah memarahi Rudeus. Gadis itu berkata bahwa laki-laki itu akan memberikan ia makanan meskipun sebenarnya ia tidak kenal dengan laki-laki tersebut.

Rudeus berpikir bahwa gadis itu hanya akan dimanfaatkan saja. Sekilas dari penampilannya, gadis Itu tampak seperti seorang Scubus. Namun pikiran tersebut tidak mungkin benar karena Scubus adalah sejenis monster dan merupakan musuh yang tidak dapat dikalahkan oleh keluarga Greyrat. 

Gadis itu mengoceh sendiri. Ia berkata bahwa ia sudah 300 tahun sejak ia dihidupkan kembali, roboh di tempat ini merupakan hal yang tidak dapat dimaafkan. Dan Laplace tidak boleh tahu tentang ini. 

Rudeus kemudian memberikan tiga tusuk makanan, dan ia menghabiskannya hanya dalam beberapa detik. Bahkan makanan punya Rudeus juga dilahap sampai habis. Ia berkata bahwa dengan makanan ini ia bisa bertahan hingga tahun depan. 

Sambil berkata hal tersebut mata mereka bertemu. Rudeus melihat pupil gadis tersebut berwarna ungu bercampur hitam. Namun tiba-tiba matanya berputar-putar kemudian berubah menjadi biru. 

Rudeus pun tersentak kaget dan sangat tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Gadis itu berbicara kembali kepada Rudeus dan mengatakan bahwa kuantitas sihir Rudeus sangat besar dan bahkan melebihi Laplace. 

Rudeus mematung dan gadis itu berkenalan lalu menyebut namanya adalah Kishirika Kishirisu sang Kaisar Agung bangsa iblis, sambil meletakkan tangannya di pinggul, mendorong pinggulnya ke depan dan membusungkan dadanya dengan bangga. 

Rudeus pernah mendengar nama itu, Kaisar Agung bangsa iblis Kishirika Kishirisu adalah iblis yang memimpin ras iblis dalam peperangan besar manusia-iblis dan dengan mudah menghancurkan musuhnya. Namun Rudeus masih bimbang apakah sosok yang dilihatnya adalah kaisar agung yang asli. 

Mungkin gadis kecil yang dilihat Rudeus ini hanya bermain-main saja. Dan Rudeus meladeni permainannya dengan membungkuk dan berlutut dengan satu kaki sambil berkata bahwa "Maafkan saya yang Mulia, saya tidak tahu bahwa yang Mulia telah dihidupkan kembali".

Kishirika Kishirisu sangat gembira dengan hal tersebut, dan memperbolehkan Rudeus untuk meminta satu permintaan. Namun Rudeus meminta berbagai hal yang aneh yang tidak dapat Kishirika kabulkan. 

Rudeus terlihat kecewa. Namun Kishirika memberikan solusi dengan memberikan sebuah mata iblis. Rudeus tampak bingung, apa yang dibicarakan gadis tersebut. Sepertinya mata iblis yang dimaksud adalah memberikan mata yang memiliki kemampuan khusus. 

Rudeus pun akhirnya menerimanya. Kishirika meminta untuk menatapnya. Dan tiba-tiba jari Kishirika menusuk mata kanan Rudeus. 

Rudeus merasakan sakit yang intens hingga berteriak histeris. Rudeus menyangka bahwa anak ini hanyalah bermain-main. Tapi ternyata hal tersebut diluar dugaan. Mata kanan Rudeus dicongkel keluar dan diganti dengan mata iblis entah bagaimana caranya.

Kishirika kemudian bilang, Rudeus harus membuat aliran mana setipis mungkin. "Berusahalah dan berlatihlah menggunakan itu". Rudeus merasakan pandangan yang berbeda di antara kedua matanya. Sembari membiasakan keadaan itu, Kishirika pamit dan bilang bahwa ia ingin bertemu Bagidadi, dan berterimakasih atas makanan yang diberikan Rudeus.

Dengan pandangan berbayang, Rudeus melihat Kishirika melompat ke atap. Dan terakhir, terdengar samar Kishirika bilang bahwa Rudeus dapat mengandalkannya jikalau Rudeus membutuhkannya. Sambil tertawa terbahak-bahak dan menghilang pada kejauhan. 

"Uhh!! Apakah dia asli?" Rudeus bergumam berbicara dalam hati. Setelah sesuatu yang tidak terduga tersebut Rudeus pulang. Rudeus melihat semua orang di kota dan seakan-akan bayangan mereka mengganda. Rudeus tidak dapat menentukan yang mana yang nyata.

Rudeus bertabrakan dengan beberapa orang karena tidak bisa membedakan mana yang asli. Rudeus bilang bahwa ia tidak punya pilihan lain selain menguasai mata iblis ini sesegera mungkin. 

Rudeus kembali ke penginapan. Rudeus berbicara dengan kedua rekannya tentang pertemuan dengan kaisar iblis yang agung. Reaksi mereka tampaknya cukup terkejut. 

Ruijerd bilang bahwa ia tidak menyangka kaisar iblis yang agung telah dihidupkan kembali. Kemudian Ruijerd kembali berbicara bahwa dia (kaisar iblis yang agung) sebenarnya membawa 12 jenis mata iblis yang berbeda dalam tubuhnya. Dan dapat melihat semua mata iblis tersebut. 

Kemampuan yang menakutkannya adalah dia bisa mengubah mata orang lain menjadi mata iblis. Berkat itu, semua bawahan Kishirika Kishirisu memiliki mata iblis dan dia memiliki kekuatan untuk mengontrol ras iblis. 

Mendengar hal tersebut. Eris tampak bersemangat dan bilang bahwa sangat ingin bertemu dengannya. Namun sepertinya keberadaan Kishirika sekarang tidak diketahui. 

Setelah perbincangan tersebut, Rudeus bilang bahwa ia akan mengisolasi diri besok, dan mereka berdua bebas bertindak. Keduanya menanggapi ucapan Rudeus dengan sebuah anggukan, dan mereka mengakhiri perbincangan ini dengan beristirahat.

Nah, itu dia rangkuman cerita Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation. Bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut ceritanya, silahkan baca rangkuman web novel volume 4 part kedua.


whyushack
whyushack Seorang Pemalas yang Menulis

Post a Comment for "WN Volume 4 Part 1 | Alur Cerita Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation"