Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Peringati HUT yang ke-74 Republik Indonesia, Masyarakat WAJIB Nyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 Stanza


Masyarakat WAJIB Nyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 Stanza
Wajah Anak Indonesia yang Tampak Gembira Berfoto Bersama "Badawang" Kemerdekaan,
Menjelang Peringatan HUT RI ke-74.



Setiap bangsa (nation) pasti memiliki lagu kebangsaannya masing-masing. Lagu kebangsaan menggambarkan berbagai ekspresi kejiwaan mengenai suatu bangsa dan menempati kedudukan khusus yang dihormati oleh rakyatnya.

Seperti contoh, Perancis yang memiliki lagu kebangsaan “La Marseillaise”. La Marseillaise yang ditulis oleh C. J. Rouget de Lisle adalah lagu yang dibuat untuk membangkitkan semangat revolusioner rakyat Perancis melawan Raja Louis ke-XVI, yang pada masa itu hidup bermewah-mewahan di atas penderitaan rakyat yang sengsara.

Begitu pula dengan Indonesia tentu memiliki lagu kebangsaan, yaitu “Indonesia Raya”. Lagu Indonesia Raya ditulis oleh Wage Rudolf Soepratman pada 1926, bertujuan untuk membangkitkan semangat persatuan berbagai kalangan pejuang di Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Oleh karena itu, liriknya pun terinspirasi dari jargon dan ungkapan aktivis pergerakan pada masa itu yang akrab didengarnya dalam percakapan-percakapan di Gang Kramat.
Lagu Indonesia Raya ini dikumandangkan pertama kali oleh W. R. Soepratman dengan instrumen biola pada saat Kongres Pemuda II di Batavia (sekarang Jakarta), tanggal 28 Oktober 1928. Kemudian mulai tersebar luas melalui surat kabar Sin Po pada edisi bulan November tahun 1928.

Lagu Indonesia Raya yang ditulis W. R. Soepratman aslinya memiliki 3 stanza (bait). Namun karena dirasa lagu versi asli terlalu panjang saat dinyanyikan di acara-acara resmi, sesuai dengan yang tertera pada Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1958 tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pada pasal 2 dijelaskan bawa lagu kebangsaan dinyanyikan lengkap 1 stanza (bait), yaitu bait pertama dan dengan dua kali ulangan.  

Namun tahukah Anda, bahwa kini pemerintah Indonesia telah merevisi kembali aturan tersebut dan mewajibkan agar menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara lengkap, yaitu 3 stanza pada acara-acara resmi. Hal ini dilakukan agar rakyat Indonesia khususnya anak muda jaman sekarang mengetahui lirik asli secara utuh dari lagu Indonesia Raya sehingga bisa lebih menjiwai dan menghargai akan Kemerdekaan Indonesia yang telah diraih oleh para pendahulu kita.


Berikut ini adalah lirik lagu kebangsaan “Indonesia Raya” 3 stanza yang wajib kamu nyanyikan pada saat acara resmi.

(Stanza 1)
-----------
Indonesia Tanah Airkoe, Tanah Toempah Darahkoe,
Disanalah Akoe Berdiri Djadi Pandoe Iboekoe,
Indonesia Kebangsaankoe, Bangsa dan Tanah Airkoe,
Marilah Kita Berseroe Indonesia Bersatoe!

Hidoeplah Tanahkoe, Hidoeplah Neg’rikoe,
Bangsakoe Ra’jatkoe Sem’wanja!
Bangoenlah Djiwanja, Bangoenlah Badannja,
Oentoek Indonesia Raja!

Indonesia Raja, Merdeka, Merdeka,
Tanahkoe, Neg’rikoe, jang Koetjinta.

Indonesia Raja, Merdeka, Merdeka,
Hidoeplah Indonesia Raja!

(Stanza 2)
-----------
Indonesia Tanah Jang Moelia, Tanah Kita Jang Kaja,
Disanalah Akoe Berdiri Oentoek S’lama-lamanja,
Indonesia Tanah Poesaka, P’saka Kita Semoeanja,
Marilah Kita Mendo’a Indonesia Bahagia!

Soeboerlah Tanahnja, Soeboerlah Jiwanja,
Bangsanja, Rakyatnja, Sem’wanja!

Sadarlah Hatinja, Sadarlah Boedinja,
Oentoek Indonesia Raja!

Indonesia Raja, Merdeka, Merdeka,
Tanahkoe, Neg’rikoe, jang Koetjinta.

Indonesia Raja, Merdeka, Merdeka,
Hidoeplah Indonesia Raja!

(Stanza 3)
-----------
Indonesia Tanah Jang Soetji, Tanah Kita Jang Sakti,
Disanalah Akoe Berdiri ‘Ndjaga Iboe Sedjati,
Indonesia Tanah Berseri, Tanah Jang Akoe Sajangi,
Marilah Kita Berdjandji Indonesia Abadi!

S’lamatlah Ra’jatnja, S’lamatlah Poet’ranja,
Poelaoenja, Laoetnja, Sem’wanja!

Madjoelah Neg’rinja, Madjoelah Pandoenja,
Oentoek Indonesia Raja!

Indonesia Raja, Merdeka, Merdeka,
Tanahkoe, Neg’rikoe, jang Koetjinta.

Indonesia Raja, Merdeka, Merdeka,
Hidoeplah Indonesia Raja!


Itulah sekilas sejarah tentang lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya dengan 3 stanza. Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-74 Republik Indonesia (1945-2019), marilah kita semua menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya 3 stanza dengan penuh rasa bangga di manapun berada.

DIRGAHAYU INDONESIA!
INDONESIA RAJA, MERDEKA! MERDEKA!

Baca juga: Beda Orang Pintar dengan Orang Bijaksana

whyushack
whyushack Seorang Pemalas yang Menulis

10 comments for "Peringati HUT yang ke-74 Republik Indonesia, Masyarakat WAJIB Nyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 Stanza"

  1. Tak terbayang seberapa lama nyanyinya, bagus sih patriotik dan semangat. Tapi kalau kondisinya yang nyanyinya veteran dan harus sambil berdiri kayaknya harus dipertimbangkan lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Perlu ada aturan kembali yg mengatur pd kondisi dan acara apa menggunakan 1 stanza or 3 stanza. Thanks masukannya

      Delete