Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tokyo Revengers Chapter 227 - Full Story dan Review

Tokyo Revenger Chapter 227

Kali ini kita akan kembali memberikan review singkat dan jalan cerita chapter terbaru dari  manga Tokyo Revengers chapter 227.

Walaupun chapter ini awalnya terlihat sangat membosankan, nyatanya banyak informasi penting yang akhirnya terungkap di chapter terbaru ini.

Mulai dari cerita flashback salah satu monster terkuat yang menguasai Tokyo yaitu Terrano South, hingga dia menunjukkan betapa kuatnya daya juang seorang Terrano South!

So, tanpa basa-basi lagi, bagi kalian yang tertarik dan ingin mengetahui semua cerita di chapter 227, kalian bisa lanjut baca review ini sampai selesai.


Masa Kecil Terrano South

Judul Manga Tokyo Revengers Chapter 227 adalah Gangster.

Chapter ini dibuka  dengan cerita kilas balik atau cerita masa lalu dari Terrano South.

Ada fakta baru yang sangat menarik. Ternyata Terrano South bukanlah seorang pemuda yang lahir dan besar di Jepang.

Tapi Terrano South adalah seorang gangster yang dilahirkan dan dibesarkan di Brazil.

Sebagai seorang anak, Terrano tinggal bersama ibunya di daerah kumuh. 

Ibu Terrano memiliki kondisi fisik yang sangat lemah karena suatu penyakit.

Terrano Kecil bersama ibunya, menjalani hidup mereka dengan segala kekurangannya. 

Sampai mereka berdua harus berjuang dan berusaha keras untuk bisa melanjutkan kehidupan sehari-hari.

Ketika Terrano berusia 5 tahun, dia diajari menggunakan pistol dan juga membunuh seseorang oleh sosok terkuat yang saat itu menjadi Raja para gangster di daerah tempat  Terrano tinggal.  

Nama pria itu adalah Dino. 

Ketika Terrano berhasil menyelesaikan misinya, Terrano juga diberi hadiah oleh Dino sebuah sepatu yang sangat bagus.

Ini adalah barang mewah pertama yang pernah dimiliki Terrano Minami!

Sejak saat itu, Terrano akhirnya menganggap bahwa kekerasan adalah hal yang lumrah atau hal biasa dalam hidupnya!

Jika dia ingin mendapatkan sesuatu, dia harus berusaha keras untuk mewujudkan semua keinginannya!

Si kecil Terrano akhirnya tumbuh menjadi sosok yang sangat kuat baik fisik maupun mental.


Terrano Tumbuh Remaja dan Menggantikan Dino

Momen kini telah berpindah, setelah beberapa tahun berlalu. Kini tampak seperti Terrano kecil yang mulai tumbuh menjadi remaja.

Saat itulah Terrano memberontak terhadap pemimpin gengnya sendiri.

Dan dalam kerusuhan itu, Terrano akhirnya berhasil membunuh Dino. 

Orang yang pertama kali mengenalkan dan mengajari Terrano tentang arti kekerasan.

Setelah kejadian itu, Terrano akhirnya berhasil menjadi pemimpin salah satu geng terkuat di daerahnya menggantikan Dino.

Menariknya, pada saat membunuh Dino, Terrano terlihat menangis melihat mayat orang yang telah dibunuhnya.


Ibunya Meninggal, Terrano Pindah ke Jepang

Setelah 2 tahun berlalu dan dia sekarang berusia 14 tahun.

Tragedi yang sangat menyakitkan menimpa dia dan ibunya.

Suatu malam rumah Terrano diserang oleh anggota geng saingan atau geng lain di daerah tersebut.

Dan dalam tragedi itu ibunya diserang dan akhirnya harus dibunuh di tempat.

Karena dia tidak punya siapa-siapa lagi, Terrano South akhirnya memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal pada satu-satunya kenangan indah yang dia miliki sebagai seorang anak, yaitu  piano tua yang biasa dia mainkan.

Terrano kemudian meninggalkan Brazil dan pindah ke Jepang untuk tinggal bersama kakeknya!


Terrano vs Mantan Eksutif Yokohama Tenjiku

Setelah beberapa tahun berlalu, atau tepatnya pada tahun 2006, Terrano South bertemu dengan mantan anggota geng Yokohama Tenjiku.

Saat itu, dia sedang menjalani hukuman di Sekolah Reformasi Junvenille, atau penjara remaja.

Di dalam penjara, Terrano merasa tertarik dengan nama-nama besar yang menyandang anggota generasi terburuk.

Berdasarkan hal itu, Terrano akhirnya menantang orang lain, mantan anggota Tenjiku seperti Ran, Rindou, Mochizuku Kanji dan juga Lord Shion Madarame!

Selain 4 orang, salah satu panel juga terlihat Kapten divisi 5 geng Tokyo Manji, yaitu Yasuhiro Mutou.

Kakucho adalah satu-satunya anggota eksekutif Yokohama Tenjiku yang tidak masuk penjara setelah tragedi Kanto terjadi!

Dalam pertarungan itu, Terrano berhasil dengan mudah mengalahkan mantan anggota eksekutif geng Yokohama Tenjiku.

Dan akhirnya menjadikan mereka semua bawahannya!

Inilah langkah awal yang dilakukan Terrano agar bisa menjadi berandalan terkuat sekaligus berandalan nomor 1 di seluruh Jepang.

Dari sini kita tahu, jika ternyata Terrano dan Mikey memiliki cita-cita dan tujuan yang sama, yaitu untuk  buat era baru di dunia anak nakal.


Membentuk Geng Rokuhara Tandai

Setelah menjalani hukuman penjara selama 1 tahun, mereka semua akhirnya dibebaskan pada tahun 2007.

Dan saat itu Terrano juga membentuk geng baru bernama geng Rokuhara Tandai!

Pada awalnya Kakuchou mempertanyakan kapasitas kepemimpinan Terrano South, dan menentangnya untuk menjadi pemimpin mereka semua!

Pada momen ini, Ran juga mengatakan sesuatu kepada Terrano.

Dia meminta Terrano untuk tidak terlibat dan mengajak Kakuchou untuk bergabung dengan geng Rokuhara Tandai.

Ran terlihat sangat peduli dengan Kakuchou, dia juga mengatakan jika Kakuchou hanya ingin menuruti dan setia pada Izana.

Tapi ketika Terrano telah memutuskan dan tertarik pada sesuatu, tidak ada yang bisa menghentikan niatnya untuk merekrut Kakuchou.

Karena  perselisihan dan perbedaan pendapat ini, Kakuchou dan Terrano akhirnya melakukan duel 1 lawan 1 untuk menentukan nasib mereka semua!

Namun sayangnya dalam duel tersebut, Kakuchou bisa dikalahkan oleh Terrano South dengan sangat mudah!

Di panel ini sangat jelas kalau Terrano memang sangat kuat.

Kakucho, pendekar terhebat yang dimiliki geng Tenjiku, malah babak belur.

Akibat kekalahannya, Kakucho harus menerima dan mengakui kemampuan seorang Terrano.

Kakuchou akhirnya sepakat dengan Terrano dan bersedia bergabung dengan Terrano di geng Rokuhara Tandai miliknya.


Kembali ke Pertempuran Tanabata Festival

Setelah beberapa halaman menceritakan tentang kisah masa lalu Terrano South, adegan kini akhirnya beralih kembali ke pertempuran yang terjadi di taman hiburan pada malam festival Tanabata ini.

Dalam pertempuran, duet pasangan legendaris generasi pertama  geng Black Dragons terlihat kesulitan melawan Terrano!

Bahkan tubuh sang Benkei terlihat babak belur setelah menerima dan menahan serangan dahsyat yang telah diluncurkan oleh Terrano South!

Hal sebaliknya justru terjadi pada Terrano.

Meski terkena tendangan dan pukulan dari Benkei dan Wakasa, Terrano mampu berdiri tanpa merasakan sakit sedikitpun.

Pada saat itu Terrano juga mengatakan sesuatu kepada mereka.

"Apa yang terjadi dengan kalian para Brahmana? Apakah semua serangan kalian sudah selesai? Apakah hanya segitu kekuatanmu?"

Mendengar kata-kata Terrano, Benkei langsung menjawab.

"Aku tidak berpikir bahwa monster seperti dia masih ada di era ini!?"

Sementara itu, dari kejauhan, terlihat Kakuchou yang kembali berdiri tanpa merasakan sedikit rasa sakit meskipun Haruchiyo Sanzu telah memukul kepalanya dengan pipa besi secara tiba-tiba.

Melihat para petarung legendaris dari generasi pertama geng Black Dragons berjuang melawan Terrano, Kakucho sebagai orang yang pernah menghadapi dan bertarung serius dengan Terrano akhirnya mengatakan sesuatu kepada mereka.

"Tidak peduli seberapa kuat pasangan legendaris dari geng Black Dragons generasi pertama, mereka berdua tidak akan pernah bisa mengalahkan Terrano South! Dia adalah pria yang dicintai oleh Keganasan!!" 


Review Chapter 227

Wow! bab yang sangat menarik.

Dari chapter 227, akhirnya beberapa pertanyaan besar yang selalu bikin penasaran perlahan mulai terjawab dan diungkap oleh Ken Wakui sensei!

Sepintas, kisah masa lalu Terrano South hampir mirip dengan kisah masa lalu Kurokawaa Izana.

Keduanya telah hidup sendiri sejak kecil dan keduanya hidup di lingkungan yang sangat keras.

Bedanya, Izana masih punya kakak laki-laki yang sangat peduli padanya, yaitu Shinichiro Sano.

Dan juga orang-orang yang selalu berusaha membantu dan menyelamatkannya dari kesepian, seperti Kakuchou dan juga Sano Manjiro!

Sedangkan Terrano memang harus berjuang sendiri sejak kecil untuk terus bertahan hidup.

Bahkan tidak ada yang menyangka, jika Terrano mulai melukai dan membunuh orang saat ia berusia 5 tahun.

Tidak heran jika di chapter 211 lalu, Terrano mengatakan sesuatu kepada Draken.

"Yang terkuat akan terus menjadi yang terkuat bahkan ketika mereka mati!!  It's a dog eat dog world out here!!"

Atau artinya dalam bahasa Indonesia yaitu:

"Ini adalah dunia yang keras, yang kuat akan terus makan dan memanfaatkan yang lemah!! Dan hanya yang kuat yang mampu bertahan sampai akhir!!"

Terlepas dari chapter terbaru ini. Akhirnya kita semua tahu, tentang alasan mengapa telinga Terrano sangat sensitif terhadap suara dan juga mengapa dia selalu menggunakan istilah dalam musik untuk mengartikan atau memberi nama pada suara yang dia dengar.

Ternyata, itu semua terjadi karena sejak kecil Terrano selalu mendengar nada-nada yang selalu dimainkan ibunya dan juga ia sering berlatih memainkan piano tua di rumahnya.

Setelah melihat semua cerita di chapter 227, kami menjadi semakin penasaran tentang bagaimana  pertarungan antara Terrano South dan Wakasa dan Benkei berakhir!

Yang jelas, Terrano sedikit lebih unggul dari segi kekuatan. 

Namun pengalaman dan kerjasama dua penguasa legendaris wilayah Kanto ini tidak bisa kita remehkan.

Bagaimana menurutmu? Sangat menarik bukan?!!


whyushack
whyushack Seorang Pemalas yang Menulis

Post a Comment for "Tokyo Revengers Chapter 227 - Full Story dan Review"